Merawat baterai mungkin hal yang baru bagi sebagian orang, Namun alangkah baiknya jika kita memahami tipe/jenis baterai apa saja yang dapat dirawat secara rutin dan apa manfaatnya. Secara umum baterai dibagi menjadi 2 jenis. Baterai Basah (Lead-Acid) dan Baterai Kering (li-ion, Ni-cd, Ni-Mh, LiFePo4). Hanya jenis baterai basah yang dapat dirawat sehingga umur pakainya bisa lebih lama.

Ada 2 tipe baterai lead-acid yaitu

  1. Baterai Starter/ Motive Battery / Crank Battery
  2. Stationary Battery/ Baterai penyimpan daya

Baterai dengan tipe starter umumnya memiliki plat yang tipis dan lebar, karena kegunaannya sebagai baterai starter, tipe ini banyak ditemukan pada baterai otomotive. Dinegara kita biasa sebut accu/aki. Baterai tipe ini tidak dapat dirawat karena memiliki elemen plat yg tipis, sehingga proses sulfatisasi yang terjadi dapat membuat plat menjadi korosi yang pada akhirnya baterai dinyatakan mati.

Yang kedua adalah tipe stationary atau bisa disebut juga industrial grade atau deep cycle. Karakteristik baterai ini memilki plat yang lebih tebal sehingga tidak mudah terjadi korosi dan tentu umur pakai menjadi lebih lama. Baterai Stasioner memiliki 2 jenis dalam aplikasinya, jenis Flooded dan VRLA (Valve Regulated Lead-Acid).

  1. Flooded dapat ditemukan pada baterai forklift ataupun baterai mobil golf, dimana baterai jenis ini memerlukan proses pengisian air murni secara rutin
  2. VRLA dapat ditemukan pada baterai data center, telekomunikasi, airplane, dsb. VRLA merupakan jenis baterai MF (maintenance free), sehingga tidak perlu memasukan air murni secara rutin. Baterai VRLA ada yg berteknologi AGM (absorbed glass mate) dan Gel. kedua tipe ini mendapat klaim dari perusahaan pembuatnya memiliki design life 10-20 tahun.

Pada kenyataannya baterai deep cycle / industrial grade memiliki umur yg relatif singkat, ditandai dengan menurunnya kapasitas penyimpanan serta waktu pakai baterai yang semakin singkat. Secara teknis hal ini disebabkan oleh sulfatisasi dan menyebabkan baterai tidak berkerja dalam performa yang maksimal. Seperti halnya Mekanikal-Elektrikal, Gedung, Alat Pemadaman Api, maka baterai pun seharusnya dirawat secara berkala. Tujuan tentu untuk membuat umur pakai menjadi lebih panjang.

Proses perawatan baterai pasti lebih hemat dan murah dibandingkan dengan pembelian baterai baru, dibeberapa tempat yang kami telah kunjungi walaupun design life baterai memiliki umur yg panjang, pada kenyataannya hanya 3-5 tahun saja performa maksimal yang bisa didapat. Alangkah baiknya jika umur pakai baterai bisa mencapai 2-3 kali lagi.

Kami selaku perusahaan yg bergerak dibidang jasa perawatan baterai memberikan solusi yang handal untuk masalah baterai :

  • Kunjungan teknisi baterai yang terencana
  • Melakukan pengecekan dan regenerasi baterai
  • Penambahan Cairan untuk tipe baterai Deep Cycle Non VRLA
  • Membuat Laporan Perawatan
  • Tidak dikenakan biaya dalam kunjungan rutin